Semarang, 29 Oktober 2026 — Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan Workshop Pengembangan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Ruang Sidang Lantai 3 Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang ini diikuti oleh 17 dosen Program Studi Pendidikan Biologi dan empat mahasiswa.

Workshop menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ibrohim, M.Si., dari Universitas Negeri Malang (UM), yang memiliki pengalaman dalam pengembangan kurikulum pendidikan tinggi. Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan FST UIN Walisongo Semarang, Dr. Hamdan Hadi Kusuma, M.Sc., yang hadir mewakili Dekan karena berhalangan hadir.
Pada sambutannya, Wakil Dekan I menekankan pentingnya pengembangan kurikulum yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Penguatan kurikulum menjadi langkah strategis untuk memastikan proses pembelajaran di perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan sesuai dengan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan. Melalui workshop ini, diharapkan dosen dan tim pengembang kurikulum memiliki pemahaman yang selaras dalam menyusun serta menerapkan kurikulum berbasis OBE.
Pada sesi utama, Prof. Dr. Ibrohim, M.Si. memaparkan konsep dasar OBE, prinsip pengembangan kurikulum, kerangka penyusunan kurikulum program studi, serta penerapannya dalam proses pembelajaran. Ia menjelaskan bahwa OBE merupakan pendekatan pendidikan yang berorientasi pada capaian pembelajaran, yaitu kemampuan yang harus dapat ditunjukkan mahasiswa setelah menyelesaikan proses pendidikan. Oleh karena itu, penyusunan kurikulum perlu dimulai dengan menetapkan profil lulusan dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), kemudian menurunkannya ke dalam bahan kajian, mata kuliah, kegiatan pembelajaran, dan asesmen yang saling selaras.
Materi workshop juga menyoroti pentingnya keselarasan antara CPL, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), aktivitas pembelajaran, dan penilaian. Melalui pendekatan tersebut, keberhasilan pembelajaran tidak hanya dilihat dari penyelesaian materi atau perolehan nilai, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai kompetensi yang diharapkan.

Salah satu agenda utama kegiatan adalah penelaahan dan revisi naskah Kurikulum OBE Program Studi Pendidikan Biologi FST UIN Walisongo Semarang. Dalam sesi ini, peserta memperoleh masukan mengenai kelengkapan dan konsistensi dokumen kurikulum, perumusan profil lulusan dan CPL, pemetaan bahan kajian, pembentukan mata kuliah, struktur dan peta kurikulum, serta penyusunan deskripsi mata kuliah sebagai dasar pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Selama pemaparan berlangsung, peserta juga berdiskusi dengan bertanya jawab dengan narasumber langsung. Setelah ini, diharapkan adanya tindak lanjut yang lebih realistis dan aplikatif langsung oleh seluruh dosen yang hadir.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Biologi diharapkan dapat menyempurnakan dokumen kurikulum secara lebih sistematis, konsisten, dan berorientasi pada capaian pembelajaran. Workshop ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi dosen dan mahasiswa untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan serta menghasilkan lulusan Pendidikan Biologi yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan.